Berita

Kebakaran Hutan dan P2LG

Kebakaran Hutan dan P2LG

Kebakaran Hutan Tahun 1997 menimbulkan dampak yang sangat luar biasa bagi kehidupan manusia, tumbuhan dan hewan. Kalimantan Tengah terkenal dengan tanah gambut yang luas dan hutan alam yang lebat namun sayang saat ini  banyak yang gundul dan tanahnya gersang akibat kebakaran yang selalu datang tiap tahunnya.  Kabakaran hutan juga menimbulkan polusi udara akibat asap tebal yang mengganggu pernapasan, mata, bahkan mengganggu lalu lintas transportasi.

Saya sering termenung dan berpikir kapan ini semua akan berakhir. Nasib rakyat kecil yang bergantung hidupnya dari bertani dan berkebun tidak dapat mengecap hasil yang memuaskan. Kebun rotan, karet dan lainnya selalu rusak terbakar. Masyarakat pedesaan seperti kami, berkebun dan bertani adalah tradisi turun-temurun dari nenek moyang terdahulu. Perjuangan orang tua untuk bertani dan berkebun tidaklah mudah agar anak cucunya terjamin hidupnya dihari tua. Perjuangan dan pengorbanan untuk mencapai suatu harapan bukanlah sebuah mimpi. Adakala senang adakalanya susah. Setiap air mata berurai manakala melihat kebun rotan, karet dan lainya hangus dimakan api. 

Kebakaran selalu menghantui pikiran sehingga menimbulkan rasa putus asa akibat mengenang masa – masa perjuangan berkebun yang pada akhirnya menjadi sia-sia. Hari, bulan dan tahun berganti, di rumah gubuk dan berlampu teplok tempat saya merenung nasib dan menunggu kabar baik jika saja ada pihak yang mau bersama-sama masyarakat mengatasi kebakaran hutan ini. Alhamdulillah rahmat dari Allah, saya dan teman-teman mendapat pelatihan selama dua hari bagaimana mengendalikan kebakaran dan kami pun diberi peralatan lengkap untuk tim Regu Pengendali Kebakaran (RPK). Kami sangat berterima kasih kepada pihak WWF [red: World Wild Fund] yang telah memberikan bantuan pelatihan, peralatan dan juga ilmu penanggulangan kebakaran semoga bermanfaat untuk kami semua.

Tahun 2009 tahun keberuntungan dan bulan purnama pun telah tiba. Hayalan ingin memiliki kebun tercapi juga lewat sebuah program Percontohan Pemulihan Lahan Gambut (P2LG) atas inisiatif Yayasan Puter Indonesia. Saya dan rekanrekan mendapatkan arahan serta bimbingan bagaimana mengelola lahan gambut untuk berkebun karet, jelutung dan lain-lain. Program ini sangat memperhatikan dan membina kami mulai dari bagaimana cara berkelompok yang baik, perawatan lahan, penggunaan dana dengan baik dan transparan serta cara mengendalikan kebakaran bila terjadi.

Melalui program P2LG Yayasan Puter Indonesia saya mendapatkan sebuah lahan dan dana walaupun sedikit namun besar manfaatnya untuk saya, keluarga, anak dan cucu dihari tua nanti. Terima kasih kepada Yayasan Puter Indonesia dengan program P2LG-nya telah meluangkan waktu, tenaga dan pikiran untuk masyarakat kami, mudah-mudahan apa yang diberikan kepada kami dapat syapaat dari Allah SWT. Semoga Yayasan Puter tetap berkibar dan berjaya di muka bumi persada Nusantara abadi selamanya. Amin...

Martin (Ketua Kelompok Bersyukur, Tewang Kampung)

There are no comments

Posting comments after three months has been disabled.

Yayasan Puter Indonesia

Kantor:
Perumahan Bogor Baru, Jl. Danau Toba, Blok C-2 No.9
Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah
Kode Pos 16127
P: +62 251 7568477
F: +62 251 7568477
E: office@puter.or.id