Berita

Program Pengembangan Masyarakat Pada Proyek Restorasi Ekosistem Hutan Rawa Gambut Di Kab.Katingan

Program Pengembangan Masyarakat Pada Proyek Restorasi Ekosistem Hutan Rawa Gambut Di Kab.Katingan

Sejak tahun 2014 Yayasan Puter Indonesia bekerjasama dengan PT Rimba Makmur Utama (PT RMU) telah melaksanakan Program Pengembangan Masyarakat (Community Development) di sekitar areal Restorasi Hutan Rawa Gambut Katingan (Proyek Katingan - www.katinganproject.com)

Program ini menetapkan desa sebagai basis pelaksanaan kegiatan yang difokuskan pada desa yang wilayahnya masuk dalam Proyek Restorasi Hutan Rawa Gambut Katingan di Kabupaten Katingan dan Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, dengan desa-desa sebagai berikut:
 

 

Lokasi Program Pengembangan Masyarakat

Kabupaten Katingan  Kecamatan Mendawai 1) Desa Mendawai
2) Desa Kampung Melayu
3) Desa Tewang Kampung
4) Desa Perigi
5) Desa Tumbang Bulan
Kecamatan Kamipang 6) Desa Galinggang
7) Desa Tampelas
8) Desa Talaga
9) Desa Parupuk
10) Desa Karuing
11) Desa Jahanjang
12) Desa Tumbang Runen
13) Desa Baun Bango
Desa Asem Kumbang
Kabupaten Kotawaringin Timur  Kecamatan Pulau Hanaut 1) Desa Satiruk
2) Desa Serambut
3) Desa Bantian
4) Desa Bapinang Hilir Laut
5) Desa Hantipan
6) Desa Babirah
7) Desa Bapinang Hilir
8) Desa Babaung
9) Desa Panyaguan
10) Desa Bamadu
11) Desa Bapinang Hulu
12) Desa Hanaut
13) Desa Makarti Jaya
14) Desa Rawasari
Kecamatan Seranau 1) Desa Ganepo
2) Kelurahan Mentaya Seberang
3) Desa Seragam Jaya
4) Desa Batuah
5) Desa Terantang Hilir
6) Desa Terantang

Program Pengembangan Masyarakat (Community Development) bertujuan mendorong kemandirian masyarakat untuk mengambil bagian dalam pengembangan rencana Restorasi Ekosistem sehingga dapat mengoptimalkan manfaat bagi masyarakat dan pemangku kepentingan lokal lainnya yang diharapkan akan berdampak pada peningkatan pendapatan kelompok sasaran yang pada akhirnya dapat mengalihkan sumber matapencaharian yang tidak ramah lingkungan seperti menebang pohon dan alih fungsi lahan menjadi perkebunan serta juga memiliki dampak lain yakni penurunkan tingkat kemiskinan.

Program Pengembangan Masyarakat memiliki beberapa komponen utama yang masing-masing komponen berkaitan erat antara lain. Secara garis besar komponen tersebut adalah: Perencanaan (A); Penyepakatan dan Pelaksanaan (B); dan Sosialisasi, Desiminasi dan Pemantauan dan Evaluasi (C).

Perencanaan (Komponen A)
Komponen A memiliki 4 aktifitas yang berkesinambungan dan saling mengisi serta dapat dilakukan secara simultan dengan maksud penerima manfaat membuat rencana kerja bagi wilayah desa nya secara partisipatif. Tujuan utama aktifitas penyusunan rencana desa adalah memperkenalkan dan memperhatikan komponen dan proses perencanaan yang dapat dilaksanakan (feasible) dan dipastikan berdasarkan pilihan-pilihan kegiatan yang tersedia dari hasil analisa sosial, ekonomi dan lingkungan.
  1. Kajian Sosial, Ekonomi Dan Lingkungan
  2. Penilaian Desa Secara Partisipatif 
  3. Pembuatan Peta Desa 
  4. Pembuatan peta desa dengan tema wilayah kelola desa, rencana kelola desa, batas administrasi desa dan tema lain yang dirasa perlu.
  5. Perencanaan Desa

Penyepakatan Dan Pelaksanaan (Komponen B)
Setelah dilakukan seluruh aktifitas A maka aktifitas masuk dalam kelompok komponen B. Dokumen perencanaan yang di dalamnya terdapat hasil dari kegiatan kajian sosial, ekonomi dan lingkungan; penilaian desa secara partisipatif; dan peta desa maka dilanjutkan dengan aktifitas:  Pembentukan Tim Pengawas Kegiatan MPM (Masyarakat Penerima Manfaat), Penandatangan Kesepakatan Kerja Antara Pemerintah Desa dengan PT RMU dan Pelaksanaan Kegiatan Pengembangan Masyarakat.

Sosialisasi, Desiminasi Dan Pemantauan Dan Evaluasi (Komponen C)
Komponen C adalah aktifitas yang bersifat mendukung kedua komponen sebelumnya. Komponen ini terdiri dari dua kegiatan utama yaitu sosialisasi program dan pemantauan-evaluasi.

Pada tahun pertama 2014, Puter Indonesia telah menjalankan aktifitas:
  1. Pembuatan base line sosial, ekonomi di 13 desa dari 14 desa diwilayah kerja Proyek Katingan
  2. Pemetaan wilayah desa di 5 desa dari 6 desa diwilayah kerja Proyek Katingan. 
  3. Penyusunan Rencana Desa di 11 desa dari 14 desa diwilayah kerja Proyek Katingan.
Pada tahun 2015 kegiatan untuk Program Pengembangan Masyarakat akan difokuskan pada komponen B yaitu Penyepakatan dan Pelaksanaan Kegiatan Comdev ditingkat desa.  Dokumen perencanaan yang di dalamnya terdapat hasil dari kegiatan kajian sosial, ekonomi dan lingkungan; penilaian desa secara partisipatif; dan peta desa maka dilanjutkan dengan aktifitas:  Penandatangan Kesepakatan Kerja Antara Pemerintah Desa dengan PT RMU dan Pelaksanaan Kegiatan Pengembangan Masyarakat. Berikut  adalah rencana Aktifitas Program Pengembangan Masyarakat Tahun 2015.

Rencana Aktifitas Program Pengembangan Masyarakat Tahun 2015
1 Pembentukan Lembaga Pelaksana Tingkat Desa:
  1.1 Pembentukan Lembaga
  1.2 Pembentukan Kelompok
2 Penandatanganan Dokumen Kesepakatan:
  1.1 Konsultasi Draft MOU
  1.2 Penyepakatan Mou 
3  Village Planning :
4 Peningkatan Kapasitas Pemerintah Desa
5 Communitty Outreach:
6 Monitoring, Evaluation And Reporting 

There are no comments

Posting comments after one day has been disabled.

Yayasan Puter Indonesia

Kantor:
Perumahan Bogor Baru, Jl. Danau Toba, Blok C-2 No.9
Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah
Kode Pos 16127
P: +62 251 7568477
F: +62 251 7568477
E: office@puter.or.id